Sensasi Makan Pizza
kuliner

Sensasi Makan Pizza Pinggir Jalan

Sensasi Makan Pizza Makan pizza di tanggal tua tidak lagi hal yang susah dikerjakan untuk masyarakat Pontianak dan sekelilingnya. Masalahnya Pizza Koe Pontianak Togel Hari ini mendatangkan beragam macam pizza dengan opsi bermacam topping ala-ala restaurant waralaba tapi harga kaki lima.

Diawali pada harga Rp15 ribu, Anda bisa memperoleh pizza untuk jatah berempat, ukuran sedang Rp35 ribu, sampai ukuran besar pada harga Rp45 ribu sampai Rp50 ribu untuk jatah berdelapan. Sriwati, pemilik Pizza Koe menjelaskan pengin mendatangkan hidangan kulineran yang disukai beberapa orang pada harga yang dapat dijangkau juga.

“Pizza itu kan orang senang, tetapi umumnya harga kan cukup mahal ya. Harga tidak dapat dijangkau untuk sebagian orang. Jadi saya cari apa yang orang senang, dan dapat makan walaupun dengan kantong yang ngepas,” tutur Sri waktu dikontak.

Sri akui membuat sendiri resep variasi rasa yang didatangkan Pizza Koe. Dia mengawalinya dari 2 rasa, yaitu sosis jagung dan sosis makaroni.

“Sesudah sebulan kami saksikan tanggapan orang bagus pada pizza ini, jadi kita bikin rasa yang lebih merakyat. Yang dicintain orang Pontianak, seperti rendang, rasa kari, dan yang lain,” paparnya.

Dia menambah, variasi rasa lada hitam (blackpaper) dipandang terlaku dan disukai konsumen setianya. “Umumnya rasa blackpaper kan tak pernah dijumpai di jajanan tepi jalan, sehingga kita pasarkan itu dengan harganya yang murah,” katanya.

Kesan Pizza Tepi Jalan Memiliki ukuran Super Bernilai Cocok di Kantong

Sri akui usaha kulinerannya baru dibuka pada 1 Juli 2020. Walau demikian, pizza tepi jalan ciptaannya telah menarik perhatian masyarakat seputar, terhitung beberapa food vlogger yang cari content.

Walaupun begitu, dia akui tidak gampang mengawali usaha itu. Sebab tidak pernah membuat pizza awalnya, dia harus lewat banyak eksperimen dan ketidakberhasilan saat sebelum memperoleh variasi rasa yang cocok di lidah beberapa orang.

“Saya modifikasi resepnya lagi, kasih tester ke sebagian orang, dan jika telah prima menurut saya, baru saya jual. Semua jadi perhatian, dari wujud, kebersihan, mutunya, dan rasa-rasanya harus nikmat,” kata pemilik Pizza Koe itu.
Sri akui keadaan wabah berikut yang berikan motivasi dianya untuk membuat usaha kulineran. Bermula dari rasa jemu yang menempa dianya selaku ibu rumah-tangga, sampai kemauan menolong mereka yang kehilangan pekerjaan karena wabah.
“Meskipun wabah ini kan jika untuk kulineran orang tentu memerlukan. Dan beberapa orang yang kehilangan pekerjaan, di-PHK, membuat saya terpikirkan inspirasi untuk membuat usaha ini. Siapa tahu, saya membuka usaha ini bisalah menolong orang di seputar saya yang penting pekerjaan,” katanya.
Sampai sekarang ini, Pizza Koe sudah pilih empat cabang dengan modal gerobak di pinggir jalan perkotaan Pontianak. Tiga cabang itu berada di wilayah Sungai Jawi, Jl. Tabrani Ahmad, dan Jl. Panglima Aim, Pontianak. Terkini, dibuka minggu kemarin, cabang itu berada di wilayah Tanjung Raya Dua, Pontianak.
“Keinginan saya dapat membuka cabang kembali, jadi saya dapat tolong beberapa orang yang di PHK karena wabah. Dapat saya tolong masyarakat seputar Pontianak ala-ala kandungannya dengan bekerja bersama saya,” tutupnya.
error: Content is protected !!